Kamis, 03 Oktober 2019

Makalah Keanekaragaman Flora dan Fauna




BAB I
PENDAHULUAN

A.        LATAR BELAKANG
            Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak terlepas dari dukungan kondisi di wilayah itu. Ada tumbuhan yang hanya dapat tumbuh di daerah yang beriklim tropis, dimana banyak curah hujan dan sinar matahari, dan ada yang hanya dapat tumbuh di daerah yang dingin dan lembab.Dalam suatu wilayah tertentu selalu terjadi suatu interaksi antara satu spesies dengan spesies lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian terjadilah suatu kehidupan komunitas atau kelompok suatu kehidupan. Jenis-jenis fauna tertentu dipengaruhi keberadaannya oleh keadaan tumbuh-tumbuhan, sedangkan tumbuh-tumbuhan dipengaruhi oleh iklim. Keadaan fauna di tiap-tiap daerah atau bioma, tergantung pada kemungkinan-kemungkinan yang dapat diberikan daerah tersebut untuk memberi makan. Iklim berpengaruh secara langsung atau tidak langsung terhadap penyebaran fauna.
           
Dukungan kondisi suatu wilayah terhadap keberadaan flora dan fauna berupa faktor-faktor fisik (abiotik) dan faktor non fisik (biotik).Yang termasuk faktor fisik (abiotik) adalah iklim (suhu, kelembaban udara, angin), air, tanah, dan ketinggian, dan yang termasuk faktor non fisik (biotik) adalah manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.




B.        RUMUSAN MASALAH
            1. Bagaimana persebaran Flora di wilayah Indonesia?
            2. Bagaimana persebaran fauna di wilayah Indonesia?
            3. Hewan dan tumbuhan apa saja yang menjadi ciri khas wilayah tersebut ?

C.        TUJUAN PENELITIAN
            Dengan pemilihan tema dan penyusunan makalah ini diharapkan para pembaca dan penulis sendiri mampu untuk mengetahui persebaran flora dan fauna di Indonesia, dan mampu untuk menjaga dan melestarikan flora dan fauna yang ada negara Indonesia ini.




BAB II
PEMBAHASAN

         
A.        Persebaran flora dan fauna di wilayah Indonesia

Di wilayah Indonesia tumbuh ribuan jenis pohon (flora) dan hidup bermacam-macam hewan atau binatang (fauna). Flora dan fauna Indonesia dibedakan menjadi tiga, yaitu flora dan fauna asiatis, peralihan (asli), dan australis. Flora dan fauna asiatis ditemukan di Indonesia bagian barat, Flora dan fauna australis ditemukan di Indonesia bagian timur. Flora dan fauna di Indonesia bagian tengah merupakan flora dan fauna asli Indonesia. Pembagian ini didasarkan hasil penelitian penelitian Alfred Russel Walace dan Max Wilhelm Carl Weber.
B.     Persebaran flora di Indonesia
Tanah yang subur menyebabkan berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan baik di wilayah Indonesia. Flora Indonesia terdiri dari sekitar 4.000 jenis pohon, 1.500 jenis paku-pakuan, dan 5.000 jenis anggrek.
-          Flora Indonesia barat atau Asiatis
Flora Indonesia bagian barat meliputi berbagai jenis tanaman yang tumbuh di Pulau Sumatra, Jawa, Kalimatan, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Jenis flora Indonesia bagian barat memiliki persamaan dengan tumbuhan yang terdapat di Asia.  Ciri-ciri dari flora ini antara lain :
      -     Sangat banyaknya jenis tanaman meranti-merantian
-          Jenis rotan didaerah ini sangat banyak berbagai macam
-          Hutan kayu putih tidak ada pada daerah barat ini

-          Matoa merupakan jenis tumbuhan yang hidup dalam daerah barat ini
-          Sagu merupakan jenis tumbuhan yang sedikit
Jenis-jenis tumbuhan yang ada di Indonesia bagian barat sebagai berikut : pinus, kamper, meranti, kayu manis, beringin, raflesia jati, mahoni, pinang, bunga anggrek, rotan, nangka, salak, dan, rambutan                                                                    
-          Flora Indonesia Tengah atau Peralihan
Flora Indonesia tengah meliputi tumbuhan yang terdapat di Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Wilayah Indonesia bagian tengah juga memiliki curah hujan yang rendah, sehingga pada musim kemarau sebagian daerah di Nusa Tenggara ataupun Sulawesi mengalami kekeringan. Selain itu, di wilayah ini juga masih banyak terdapat pegunungan kapur.Di Nusa Tenggara terdapat padang rumput alami yang baik untuk daerah peternakan.
            Jenis tumbuhtumbuhan atau flora Indonesia tengah adalah sebagai berikut : Eboni, kayu besi, pinus, kayu hitam, rotan, dan beberapa jenis bunga anggrek jati, akasia, cendana, meranti, jati, kayu putih.

-          Flora Indonesia Timur atau Australis
Flora Indonesia bagian timur adalah tumbuhan yang hidup di pulau Papua dan pulau-pulau sekitarnya. Adapun ciri-ciri dari flora bagian ini antara lain :
-  Memiliki jenis meranti-merantian sedikit
-  Tidak terdapat jenis nangka
-  Memilki banyak tumbuhan sagu
-  Terdapat hutan kayu putih
-  Tidak memiliki rotan
-  Memiliki berbagai jenis tumbuhan matoa (khususnya berada di Papua).
Jenis tanaman yang sering dijumpai di Maluku,Papua dan daerah sekitarnya adalah terdapat pohon sagu, nipah, matoa  dan bakau.

C.          Persebaran fauna  di wilayah Indonesia
Fauna di Indonesia mencerminkan posisinya diantara  Benua Asia (Oriental) dan Benua Australia (Australian). secara geologis kepulauan Indonesia terbagi atas tiga wilayah, yaitu bagian Barat yang menyatu dengan benua asia disebut  landas kontinen sunda (paparan sunda), bagian tengah disebut wilayah peralihan,  sedangkan bagian timur Indonesia menyatu dengan benua Australia  disebut landas kontinen sahul atau paparan sahul. 

            Diantara landas kontinen sunda dengan  wilayah peralihan terdapat batas flora dan fauna  asia yang disebut garis Wallace. sedangkan antara wilayah peralihan  dengan landas kontinen sahul terdapat batas  flora dan fauna Australia  yang disebut garis Weber.
  1. Garis Wallace, adalah garis khayal yang membatasi jenis faua dan flora Asiatis dengan jenis fauna dan flora peralihan.
  2. Garis Weber, adalah garis khayal yang membatasi fauna dan flora peralihan dengan jenis fauna dan flora Australis.

Ø  Persebaran Fauna Di Indonesia

1)   Fauna Indonesia Barat atau Asiatis
 wilayah fauna Indonesia barat meliputi pulau Sumatera, pulau Bali, pulau Jawa, pulau Kalimantan serta pulau-pulau kecil disekitarnya. region fauna Indonesia barat sering disebut wilayah  fauna tanah sunda. wilayah fauna indonesia tengah dengan wilayah paparan sunda dibatasi oleh garis wallace. 
Jenis fauna wilayah Indonesia Barat:
a. mamalia, terdiri atas gajah, badak bercula satu, rusa. banteng, kerbau, monyet, prang utan, macan, tikus, anjing, beruang, kijang, kelelawar, landak, babi hutan, kancil, dan kukang.
b. reptil, terdiri atas buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak, bunglon, dan trenggiling. 
c. burung, terdiri atas burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang, dan berbagai macam unggas.
d. berbagai macam serangga (insekta)
e. berbagai macam ikan air tawar dan pesut, yaitu sejenis lumba-lumba dari sungai mahakam.                                                                               

2)         Fauna Indonesia Tengah atau peralihan
            Fauna Indonesia Tengah merupakan tipe peralihan. Fauna Indonesia Tengah mencakup Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, serta pulau-pulau disekitarnya. Berikut adalah ciri-ciri dari fauna khas Indonesian Tengah :
-  
Banyak terdapat hewan asli Indonesia.
-  Memiliki kemiripan dengan fauna tipe asiatis dan australis.
-  Terdapat berbagai jenis hewan langka.
-  Faunanya sebagai sisa dari hewan purba yang masih mampu untuk bertahan.
            Fauna Indonesia yang tergolong tipe peralihan antara lain, babi rusa, kuskus, monyet hitam, tarsius, sapi, kuda, anoa, ikan duyung, beruang, dan banteng.Terdapat juga berbagai jenis reptil, amfibi, dan berbagai macam burung. Reptil di fauna Indonesia tengah antara lain biawak, komodo, buaya, dan ular. Berbagai macam jenis burung yang ada di wilayah ini antara lain burung maleo, burung dewata, rangkong, kakatua, nuri, mandar, dan raja udang.

3)         Fauna Indonesia Timur atau Australis
            Wilayah Fauna Indonesia Tipe Australis disebut juga Wilayah Fauna Indonesia Timur atau Wilayah Fauna Tanah Sahul, meliputi Pulau Irian Jaya (Papua), Kepulauan Aru, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. WilayahFauna Indonesia Timur (Tipe Australis) dengan Fauna Indonesia Tengah (Tipe Asia-Australis) dibatasi oleh Garis Weber.Fauna di wilayah ini ju ga mempunyai ciri-ciri antara lain :
-  Banyak binatang menyusui berukuran kecil
- Banyak dijumpai binatang berkantung
- Jenis burung memiliki bulu berwarna-warni
- Terdapat sedikit jenis kera
- Ikan air tawar jenisnya sangat sedikit
- Ikan laut kebanyakan memiliki bentuk bulat memanjang.
Jenis-jenis Fauna Indonesia Tipe Australis, antara lain sebagai berikut.
1)      Mamalia, terdiri atas kanguru, walabi, beruang, koala, nokdiak (landak Irian), oposum layang (pemanjat berkantung), kuskus, biawak, kanguru pohon, dan kelelawar.
2)      Reptilia, terdiri atas buaya, biawak, ular, kadal, dan kura-kura.
3)      Amphibia, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air.
4)      Burung, terdiri atas kakatua, beo, nuri, raja udang, cendrawasih, dan kasuari.
5)      Ikan, terdiri atas arwana dan berbagai jenis ikan air tawar lainnya yang jumlah spesiesnya relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan wilayah Fauna Indonesia Barat dan Tengah.                             




BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas maka saya dapat menarik kesimpulan bahwa persebaran sumber- sumber alam yang menyangkut air, dunia tumbuh- tumbuhan serta kesuburan tanah dan sinar matahari dan lain-lain tidaklah merata di permukaan bumi ini dan sebagai seluruh tempat di bumi yang mendukung keberadaan makhluk. sehingga, persebaran flora dan fauna pun juga tidak menyebar secara merata di permukaan bumi ini.

B.     Saran
Dengan adanya karya tulis ini maka penulis mengharapkan agar masyarakat dapat menjaga kelestarian flora dan fauna di sekitar kita.









DAFTAR PUSTAKA
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Faktor Penyebab dan Dampak Efek Rumah Kaca

      FAKTOR PENYEBAB DAN                              DAMPAK EFEK RUMAH KACA BAB I PENDAHULUAN 1.1       Latar Belak...